Beranda Politik Cicak versus Buaya 2

Cicak versus Buaya 2

0
BERBAGI

Sangat disayangkan, ketika KPK sedang sibuk memberantas korupsi di negeri ini, Polri malah menarik penyidiknya dari lembaga antikorupsi ini, malah kemarin, Jumat, 5 Oktober 2012, Polri meng-kriminalisasi penyidik KPK yang merupakan mantan anggota mereka yang membelot ke KPK dengan kasus yang telah lama berlalu yang sudah diselesaikan di daerah. Hal ini jelas menurunkan citra Polri dimata masyarakat luas. Padahal citra pihak kepolisian di Indonesia ini sudah begitu anjlok.

Tetapi ini jelas membuat Novel Baswedan semakin terkenal sebagai penyidik utama KPK, dengan sederet prestasi mencengangkan dan membuat takut para koruptor. Ia mampu menjerat Buol ke penjara, polotikus Golkar yang notabene merupakan koalisi partai berkuasa yang terlibat korupsi Al-Qur’an di berangus dan terakhir menjerat lembaganya sendiri, Polri, dalam kasus korupsi pengadaan simulator SIM, ia membuat Polri kalang kabut. Sangat disayangkan apabila KPK bekerja tanpa kehadiran penyidik-penyidik handal dalam jajarannya.

Semoga saja KPK mampu membantu Novel Baswedan lepas dari jeratan kasus lama yang telah selesai yang kembali diungkit-ungkit ini. Sadar atau tidak, usaha Polri yang mengungkit kasus lama ini menujukan ketidak becusan Polri sendiri dalam menyelesaikan kasus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here