Beranda Olahraga ISL tetap Ilegal!

ISL tetap Ilegal!

3
0
BERBAGI

Seharian terpisah dari media komunikasi karena refreshing membuat saya terlambat mendapat kabar sangat mengejutkan, hasil dari pertemuan KPSI dan Joint Committee, yakni:

  1. Tidak mengirimkan pemain ISL ke AFF,
  2. Memastikan kick off ISL 5 Januari dan Divisi Utama 13 Januari, dan
  3. Memundurkan jadwal Kongres PSSI ke tanggal 8-9 Desember 2012 yang bertepatan dengan Kongres PSSI Johar Arifin.

Pada point nomor 3 saya menafsirkan banyak hal, tetapi kita fokuskan pada nasib klub favorit saya, Semen Padang dan Persijap yang hendak hijrah ke ISL sebab salah satu yang akan dibahas pada Kongres PSSI nantinya adalah nasib dari dua klub ini.

  1. PSSI tetap beranggapan ISL adalah ilegal. Ilegal? Ya, sebab secara logika keputusan PSSI yang menetapkan ISL ilegal adalah melalui kongres PSSI di Palangkaraya awal tahun ini. Jika ISL ingin menjadi legal, mereka harus dibebaskan melalui kongres juga.
  2. Yang ilegal klub ISL dan ISL-nya, bukan pemainnya.Untuk persiapan AFF Cup 2012, PSSI tetap memasukkan nama-nama pemain yang berlaga di ISL untuk dipanggil ke seleksi pemain. Bahkan, FAM, federasi sepak bola Malaysia tetap berani memanggil kapten timnas Malaysia, Safee Sali yang bermain di ISL musim lalu bersama Pelita Jaya. Seandainya PSSI ingin bersikap tegas, seharusnya mereka melarang pemakaian seluruh pemain ISL untuk membela timnas manapun, sebab menurut saya, jika klub-nya dihukum seharusnya sepaket dengan pemain dan pengurusnya sekaligus.
  3. Apakah Semen Padang dan Persijap tetap ke ISL yang ilegal? Ini masih dipertanyakan, tetapi saya mendapat kabar katanya Persijap dan SPFC batal ke ISL. Apalagi SPFC adalah klub milik BUMN sponsor PSSI yang notabene merupakan milik perintah. Mereka juga klub yang sangat independen. Rasanya tak mungin mereka mau dikontrol pihak lain (KPSI dan kroni-kroninya).
  4. Menpora: KPSI adalah organisasi? Agak menyimpang sedikit dari judul, tetapi ini penting. Pernah saya baca di media massa, walaupun aslinya bukan itu, tetapi dapat disangkut-pautkan ke sana. Saya tidak pernah terima bahwa KPSI adalah organisasi. KPSI tidak punya dasar legalitas yang kuat. Mereka hanya sekumpulan preman yang dipimpin pengguna narkoba. Ini ciyus lo, pada 1997 La Nyala pernah digrebek polisi sedang nyabu di Surabaya, tetapi berkat lobi-nya yang kuat ia terbebas dari jeratan hukum.

Sekian saja dulu, terlalu banyak jika saya teruskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here