Beranda Olahraga Ketika Uang Bertindak, Gelar pun Berdatangan

Ketika Uang Bertindak, Gelar pun Berdatangan

2
0
BERBAGI
Sepakbola dan Uang.
Sepakbola dan Uang.

Sepak bola saat ini adalah salah satu industri yang sangat menguntungkan apabila mampu menjalankannya dengan benar. Saat ini, klub sepak bola tanpa kekuatan uang tidak akan mampu bersaing dengan lawan-lawanya yang menggunakan uang sebagai sumber kekuatanya.

Percaya atau tidak, klub yang kesulitan keuangan di liga, akan selalu terdegradasi. Contohnya, Phorsmouth di liga Inggris, meskipun berhasil menjadi runner-up Piala FA, mereka juga akhirnya terdegradsi. Musim lalu, Hercules di liga Spanyol, meskipun sanggup mengalahkan juara dunia Barcelona di Camp Nou, mereka tak sanggup menanggulangi krisis keuangan di klubnya.

Bagaimana uang bekerja di zaman industri sepak bola? Lihat saja Real Madrid, mereka benar-benar bisa memanfaatkan kekuatan uang dengan benar. Hasilnya, mereka adalah tim tersukses di Spanyol dan Eropa. Contoh lainya adalah dua tim asal Inggris, Chelsea dan Manchester City. Chelsea mampu mencapai final Liga Champion, meskipun masih kalah kelas dari MU di final. City mampu mencapai posisi lebih baik di liga Inggris daripada musim sebelumnya ketika Sheikh Mansour datang dengan uang melimpah.

Di Italia, ada AC Milan yang akhirnya mampu meruntuhkan dominasi Inter Milan selama 5 musim berturut-turut ketika merebut scudeto Serie A musim 2010-2011 dengan sederet bintang lapangan hijau. Pastinya tidak sedikit uang yang harus digelontorkan sang pemilik, Belussconi, yang juga merupakan PM Italia, untuk mendatangkan para bintangnya pada jendela transfer.

Tidak usah jauh-jauh ke Eropa, di Indonesia saja sudah banyak contohnya. Pelita Jaya misalnya, saat ini memang sudah tak segemilang dulu prestasinya karena kompetisi Indonesia yang tidak sehat lagi. Tetapi, dahulu mereka adalah “wakil tetap’ Indonesia di Liga Champion Asia. Selain Pelita, ada juga Semen Padang, klub milik perusahaan semen tertua di Asia Tenggara ini dulu cukup disegani. Bahkan, di musim terakhir ISL (Indonesian Super League), mereka mampu masuk ke dalam “big four’-nya ISL, saat artikel ini ditulis, mereka adalah penguasa klasemen sementara IPL (Indonesian Premier League).

Jadi, bagaimana menurut Anda, apakah saat ini mampukah dunia sepak bola berputar tanpa UANG?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here