Beranda Kesehatan Mengapa Kamu Lebih Sering Digigit Nyamuk?

Mengapa Kamu Lebih Sering Digigit Nyamuk?

0
BERBAGI

Baik musim kemarau maupun musim hujan, nyamuk akan selalu ada. Meski kamu sudah memasang kelambu dan menyemprot semua ruangan dengan racun nyamuk, tetap saja nyamuk punya cara untuk masuk. Akibatnya semua orang di ruangan akan terkena gigitannya. Akan tetapi, ada satu orang yang paling nyamuk sukai, yaitu kamu!

Menurut Joseph Conlon, penasehat teknis American Mosquito Control Association dan Dr. Marie Jhin, ahli kesehatan kulit di San Francisco, inilah lima penyebab nyamuk sangat menyukai kamu.

1 . Genetik kamu

Sayangnya, apa yang membuat nyamuk mengganggap kamu sebagai makanan yang sempurna, berada di luar kontrol siapapun. “Sebagian daya tarik kamu terhadap nyamuk bersifat genetik,” kata Conlon.

Kulit kamu menghasilkan beberapa jenis bakteri yang menarik untuk nyamuk ketika kamu berkeringat. Selain itu, golongan darah juga menentukan. Sebuah studi dari Institute of Pest Control Technology tahun 2004 menemukan bahwa nyamuk lebih tertarik golongan darah O dari tipe A atau B.

2 . Napas kamu

Nyamuk juga suka pada manusia dengan level metabolik tubuh yang tinggi karena mereka memroduksi lebih banyak karbon dioksida. Inilah mengapa wanita hamil lebih banyak digigit nyamuk, karena mereka bernapas lebih berat dan lebih sering, kata Colon.

Ini juga jawaban mengapa nyamuk lebih hobi berkerebung di dekat pria daripada wanita. Rata-rata pria bertubuh lebih besar sehingga lebih banyak menghasilkan karbon dioksida. Nyamuk diciptakan untuk bisa mendeteksi manusia melalui senyawa itu.

3. Keringat kamu

Nyamuk tertarik pada bakteri atau senyawa yang hidup di keringat kamu, salah satunya terhadap asam laktat. Nyamuk juga dapat mendeteksi panas tubuh yang disimpan oleh pakaian berwarna gelap dan dihasilkan oleh gerakan kamu, demikian menurut Jhin.

4. Parfum kamu

Meski belum terbukti secara ilmiah, Conlon berspekulasi bahwa aroma bunga cenderung menarik nyamuk karena sumber energi utama mereka adalah bunga, bukan darah. Satu-satunya nyamuk yang membutuhkan darah nyamuk betina, yang menggunakannya sebagai sumber protein untuk menghidupi telur mereka. Nyamuk jantan tidak menggigit sama sekali, kata Conlon.

5 . Lupa kamu mengoleskan losion antinyamuk di bagian tubuh yang disukai nyamuk

Nyamuk tertarik pada area yang banyak pembuluh darahnya. Juga tubuh bagian bawah, seperti kaki. Meski begitu, tetap jangan lupa oleskan antinyamuk ke kaki bagian atas. Kamu mungkin berpikir nyamuk lebih tertarik pada lutut dan buku-buku jari kamu. Itu tidak sepenuhnya benar. Nyamuk juga suka area persendian. Menurut Jhin, di area itu banyak tersembunyi pembuluh darah dan memiliki banyak ujung saraf.

Jangan menggaruk bekas gigitan nyamuk, agar tidak merusak kulit. Tempelkan kantung teh bekas yang sudah didinginkan pada bagian tubuh yang digigit. Atau, minum obat antihistamin bagi kamu yang sensitif atau alergi gigitan nyamuk.

“Antihistamin berguna untuk melawan histamin yang dilepas tubuh sebagai reaksi terhadap gigitan nyamuk. Teh mengandung tanin yang merupakan zat yang menarik keluar cairan yang dikeluarkan nyamuk saat menggigit,” kata Jhin.

Upaya terakhir adalah mengoleskan bawang putih (belah terlebih dulu) ke seluruh tubuh. Nyamuk tidak suka baunya, kata Conlon. Tapi tentu saja, kamu pun pasti tidak menyukainya. (Diolah dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here