Kebijakan Baru PANDI: Domain .my.id Cuma Rp 10 Ribu

Kebijakan Baru PANDI: Domain .my.id Cuma Rp 10 Ribu

Domain .my.id merupakan salah satu domain tingkat dua country code top-level domain (ccTLD) untuk Indonesia.
Nama domain .my.id. (Foto: pandi.id)

Domain .my.id merupakan salah satu domain tingkat dua country code top-level domain (ccTLD) untuk Indonesia. Situs web ini menggunakan domain zakiy.my.id sejak 9 Januari 2015. Saat itu harganya masih sekitar Rp 100 ribuan dan hanya bisa dibeli WNI dengan melampirkan KTP.

Hampir lima tahun berlalu, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mengeluarkan kebijakan menjual domain .my.id dengan harga Rp 10 ribu untuk pasar dalam negeri dan US$ 1 untuk pasar luar negeri tanpa keharusan melampirkan KTP lagi. PANDI mengharapkan peningkatan jumlah pengguna website dengan menggunakan domain .id

PANDI sendiri tidak menjual langsung domain .id. Akan tetapi mengalihkannya kepada registrasi yang terdaftar di PANDI. Sehingga harganya bisa berbeda-beda pada masing-masing tempat registrasi domain.

Mengapa saya tidak menggunakan domain .com atau .id sekalian?

Sebelumnya saya menggunakan domain .com dengan harga yang bahkan lebih murah pada saat itu. Akan tetapi, saya lebih ingin menunjukkan identitas sebagai orang Indonesia. Saya tidak mendaftarkan domain .id karena saat itu harga domain .id masih jutaan rupiah dan sekarang sudah kadung suka dengan .my.id.

Domain .my.id untuk Google AdSense?

Seperti halnya domain lain, Anda bisa menggunakan domain .my.id untuk AdSense. Soal pendapatan, semua tergantung pada jumlah kunjungan dan klik iklannya.

Di mana bagusnya beli domain .my.id?

Saya sendiri membeli domain .my.id di IDWebhost (klik di sini) karena menawarkan Rp 11 ribu per tahun ditambah pajak. Meski demikian, Anda juga bisa membeli di tempat lain.

Mari bangga gunakan identitas Indonesia di internet.