Revue, Alternatif FeedBurner Gratis untuk Langganan Artikel Blog

Revue, Alternatif FeedBurner Gratis untuk Langganan Artikel Blog

Tentu saja, "GRATIS" adalah pertimbangan utama dalam memilih suatu layanan. Termasuk saat saya memilih Revue by Twitter untuk mengelola langganan.
Revue, Alternatif FeedBurner Gratis untuk Langganan Artikel Blog

Meski bukan hal yang saya utamakan, saya juga memanfaatkan FeedBurner untuk mengelola langganan email artikel blog ini.

Dan sayangnya Google sebagai pemilik FeedBurner memutuskan untuk menghentikan layanan langganan email untuk artikel per bulan Juli 2021.

Sejak pengumuman penghentian fungsi RSS ke Email mereka yang muncul di bagian atas atas Dasbor Blogger, saya mencari layanan gratis lainnya untuk mengelola langganan email artikel blog.

Tentu saja, "GRATIS" adalah pertimbangan utama saya dalam memilih suatu layanan.

Saya sempat menggunakan versi mininya MailChimp, TinyLetter. Tetapi ternyata fiturnya cukup terbatas meski sedikit lebih baik daripada FeedBurner.

Setelah beberapa percobaan dengan banyak layanan lainnya yang tidak perlu disebut, saya memutuskan untuk menggunakan platform buletin Revue yang baru saja diakuisisi Twitter.

Satu-satunya kekurangan utama Revue adalah setiap buletin harus dibuat secara manual. Mereka tidak mendukung layanan mengirim email dari RSS Feed otomatis.

Faktor Memilih Layanan Langganan Artikel Blog

Berikut adalah faktor-faktor yang saya pertimbangkan ketika memilih layanan:

Biaya

FeedBurner memberikan layanan secara gratis, serta tanpa batasan jumlah feed dan pelanggan. Saya tidak mengharapkan platform lain menjadi begitu murah hati, tentu saja, tetapi saya juga tidak ingin menghabiskan banyak uang untuk layanan yang mungkin tidak memberi saya banyak umpan balik.

Batas untuk pelanggan dan feed

Banyak layanan email menyediakan versi layanan gratis dan berbayar dengan mempertimbangkan jumlah pelanggan dan jumlah total pesan yang dapat dikirim setiap bulan.

Saya tidak pernah memiliki banyak pelanggan email artikel, jadi bukan masalah hari ini, tetapi sesuatu yang perlu dipertimbangkan adalah perkembangan di masa depan.

Mengimpor kontak

Kemampuan untuk mengimpor kontak atau menambahkan pelanggan email menjadi nilai tambah. Jika Anda pindah dari FeedBurner, Anda masih dapat mengekspor daftar email Anda.

Penyuntingan kiriman

FeedBurner memiliki opsi penyuntingan dasar yang memungkinkan Anda menyesuaikan tampilan feed dan email Anda. Itu penting bagi saya karena terkadang artikel yang dikirim melalui email tidak terlihat bagus tanpa penyesuaian.

Fleksibilitas

Mengirim posting blog saya melalui email sangat mudah, tetapi saya telah berpikir bahwa memiliki opsi untuk menggabungkan pengiriman baik mengirim email tambahan atau dapat melewati posting akan berguna.

Logo penyedia layanan dan iklan

Sesuatu yang gratis tidak akan pernah benar-benar gratis. Bukan hal yang aneh jika layanan gratis menyertakan logo mereka. Tetapi beberapa orang dapat memakluminya.

Integrasi

Setiap layanan terintegrasi akan menghemat waktu dan tenaga sehingga dapat menjadi nilai tambah.

Penjadwalan

Saya suka melakukan penjadwalan konten untuk diterbitkan di jadwal tertentu. Saya melakukannya dengan posting blog, video, bahkan tweet. Jadi, penting bagi saya untuk mengontrol kapan email akan dikirimkan.

Untuk FeedBurner saya menjadwalkannya untuk mengirim email hanya sekali sehari, pada pagi hari (WIIB). Ini dengan harapan pelanggan akan membaca artikel di saat mereka masih segar.

Monetisasi

Sesuatu yang saya pertimbangkan adalah memiliki buletin berbayar. Itu bukan sesuatu yang akan terjadi dalam waktu dekat, tetapi memiliki opsi itu adalah salah satu pertimbangan saya.

Daya tahan

Saya tidak ingin mendaftar untuk layanan yang akan hilang atau bangkrut dalam setahun.

Mengapa saya memilih Revue?

Revue adalah platform buletin yang diakuisisi oleh Twitter pada bulan Januari. Jika Anda memposting utas Tweet, Anda mungkin telah melihat promosinya. Dan bulan ini secara resmi Revue terintegrasi dengan Twitter

Revue, Alternatif FeedBurner Gratis untuk Langganan Artikel Blog

Saya cukup yakin mereka mengakuisisi bukan untuk mematikan layanan tetapi untuk terus mengembangkan layanannya.

Kelebihan

Ini adalah fitur yang meyakinkan saya untuk mulai menggunakan Revue:

  • Ini benar-benar gratis.
  • Anda dapat menautkan beberapa RSS feed ke akun Anda. Konten dari feed apa pun dapat ditambahkan ke buletin dengan sekali klik.
  • Anda dapat menambahkan anggota tim untuk kolaborasi.
  • Anda bisa mendapatkan tautan untuk dibagikan dari Twitter, Halaman Facebook, Pocket, atau Instagram Anda.
  • Anda dapat secara otomatis membagikan tautan ke edisi baru ke Twitter, Facebook, LinkedIn, atau Medium.
  • Ada sejumlah integrasi lain, termasuk WordPress dan Stripe.
  • Antarmuka editor buletin mudah digunakan.
  • Ada opsi untuk menawarkan langganan berbayar. Revue akan mengambil potongan 5% dari pendapatan.
  • Anda dapat mengatur domain khusus, seperti nawala.zakiy.my.id (secara bawaan tidak mendukung SSL, tetapi masih bisa diakali dengan SSL Cloudflare).
  • Anda dapat menambahkan tombol Berlangganan ke profil Twitter Anda. Ini cukup bagus untuk saya karena Twitter adalah tempat utama saya mempromosikan blog.
  • Anda dapat mengimpor atau mengekspor daftar email pelanggan Anda.

Kekurangan

Ini bukan solusi yang sempurna, tentu saja. Ini adalah kelemahan utama sejauh ini:

  • Saya harus membuat buletin secara manual. Meski mudah dilakukan, tetap saja butuh perjuangan.
  • Antarmuka seluler tidak bagus.
  • Jika saya ingin memiliki lebih dari satu buletin, saya memerlukan beberapa akun Revue. Mereka memang menawarkan akun "Publisher" yang berbayar untuk organisasi dan tim besar yang mendukung banyak buletin.
Mungkin ada lebih banyak masalah yang muncul saat saya menggunakan layanan ini nantinya, tetapi untuk sekarang mari kita coba dulu.

Referensi:
peggyktc.com