3 Hal yang Harus Seorang Muslim Lakukan saat Bencana - ZAKIY.my.id
Diskon hingga 80% untuk web hosting Indonesia terbaik. Get It Now!

3 Hal yang Harus Seorang Muslim Lakukan saat Bencana

Sebagai seorang muslim, setiap tindakan tentunya harus melakukan tindakan sesuai dengan kaidah Islam termasuk ketika tindakan terjadi bencana alam.
- 10:15 WIB
3 Hal yang Harus Seorang Muslim Lakukan saat Bencana
3 Hal yang Harus Seorang Muslim Lakukan saat Bencana

Indonesia merupakan negara yang rawan mengalami bencana alam seperti erupsi, gunung meletus, gempa, banjir, angin topan, dan semisalnya, yang bisa datang secara tiba-tiba.

Sehingga setiap orang perlu memastikan tiga hal berikut ini untuk menjaga keselamatan diri dan lingkungan.

Sebagai seorang muslim, setiap tindakan tentunya harus melakukan tindakan sesuai dengan kaidah Islam.

Menurut laman resmi Nahdlatul Ulama, berikut adalah adab-adab utama saat terjadi bencana menurut Islam.

Daftar Isi

Menyelamatkan Diri

Menyelamatkan diri adalah tindakan yang pertama-tama harus dilakukan oleh setiap orang. Bahkan seseorang dapat membatalkan salat fardu demi menghidarkan diri dari bencana.

Terdapat hadis yang menjelaskan bagaimana ketika seorang muslim yang akhirnya mengikuti tunggangannya yang lari ketika ia salat.

"Seketika itu ada seseorang (sahabat Abu Barzah al-Aslami Ra) yang sedang salat dan tali kendali hewan tunggangannya (dipengang) di tangannya, lalu tiba-tiba hewan itu menyeretnya dan ia pun mengikutinya..." (Riwayat al-Bukhari)

Hadis ini menjadi dasar yang diambil ulama untuk menjaga keselamatan segala hal yang dikhawatirkan rusak, baik benda maupun lainnya maka seseorang boleh menghentikan atau membatalkan salat.

Merendahkan Diri dengan Berdoa

Setiap muslim harus berdoa untuk keselamatan dan kebaikan sesuai dengan bencana yang terjadi.

Terdapat hadis yang menjelaskan Rasulullah berdoa ketika terjadi angin kencang.

"Nabi SAW ketika ada angin bertiup sangat kencang beliau berdoa: Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan angin, kebaikan apa yang ada di dalamnya dan kebaikan apa yang dikirimkan dengannya; dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, dari keburukan apa yang ada di dalamnya dan keburukan apa yang dikirimkan dengannya." (HR Muslim).

Melakukan Salat Sunah

Shalat yang dimaksud adalah salat sunah mutlak dua rakaat secara sendirian berdasarkan hadits tersebut sesuai ijtihad para ulama.

Ibn al-Muqri (755-837 H/1354-1433 M) pakar fiqih Syafii asal Yaman yang dikutip oleh Syekh Nawawi al-Bantani mengambil kesimpulan sebaiknya seorang muslim melakukan salat sunah di rumah ketika terjadi bencana. Hal ini diambil dari hadis Nabi Muhammad yang bedoa ketika terjadi angin kencang.

Demikian tiga adab bagi seorang muslim ketika mengalami bencana yang datangnya tak disangka-sangka. Dalam kondisi apa pun sudah seharusnya seorang muslim tetap ingat terhadap Allah SWT.

Referensi: nu.or.id

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak!

Blog ini berasal dari Indonesia sehingga terikat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.