Akan Dibawa Hingga Ke Mana Tim Nasional Spanyol Oleh Fernando Hierro?

Tak perlu waktu lama bagi Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk menemukan pengganti Julen Lopetegui yang dipecat sehari sebelumnya. Kembali membuat kejutan, Luis Rubiales, presiden RFEF mengumumkan penunjukan Fernando Hierro, legenda tim nasional Spanyol, sebagai pelatih untuk menahkodai timnas Spanyol di Rusia nanti.

Pemecatan Lopetegui jelas tidak terduga, padahal belum lama ia baru memperpanjang kontraknya hingga 2020. Keputusannya menerima pinangan dari Real Madrid yang dianggap tidak menghormati federasi diperkirakan sebagai alasan utama dari pemecatan ini.

Banyak pengamat sepak bola yang memperkirakan RFEF akan membiarkan Lopetegui hingga tugasnya di Rusia selesai. Perlu dicatat, di bawah asuhan mantan pemain yang memulai karir di Real Madrid ini, tim nasional Spanyol tidak pernah merasakan kekalahan.

Nasi sudah menjadi bubur, Lopetegui pun sudah diberhentikan, Hierro pun sudah diumumkan sebagai pelatih baru. Dengan Piala Dunia sudah di depan mata dan pasukan La Furia Roja sudah berada Rusia, jelas ini adalah keputusan berani.

Tidak Punya Jam Terbang “Cukup”

Berbeda dengan Loetegui yang berprestasi sebagai pelatih dengan tim yang berbeda, Hierro tidak punya pengalaman “cukup” untuk diangkat menukangi tim nasional. Mantan pemain bertahan Real Madrid hanya pernah menjadi asisten pelatih Real Madrid musim 2014- 2015 dan Real Oviedo (2016- 2017). Sesudah itu, Hierro menjabat sebagai direktur olahraga timnas Spanyol.

Meski demikian, Rubiales mungkin beranggapan bahwa timnas Spanyol adalah tim yang sudah “jadi” atau matang. Pergantian pelatih tidak diharapkan untuk membuat perubahan drastis tetapi cukup mempertahankan kondisi. Para pemain sudah terpilih dan berangkat ke Rusia. Pun pakem formasi 4-3-3 yang jadi andalan La Furia Roja sudah dihafal pemain.

Tugas Penting Hierro

Pastinya bukan mengembangkan taktik baru. Memelihara keharmonisan dan kekompakan timnas pasca pergantian pelatih adalah tugas utama Fernando Hierro. Faktor non teknis sedikit banyaknya akan mempengaruihi penampilan timnas Spanyol nantinya. Hierro harus mampu membuat seluruh pemain, baik yang muda dan yang berpengalaman, tampil tanpa sekat dan batas namun dapat saling menghormati.

Dengan jabatan sebelumnya sebagai direktur olahraga timnas, seharusnya masalah teknis bukan lagi masalah baginya. Semasa menjadi pemain, Hierro telah tampil 86 kali dengan kostum timnas Spanyol. Kharismanya tentu juga tinggi mengingat ia dulunya adalah kapten di timnas dan di klub. Penunjukkan Fernando Hierro diharapkan membuat timnas Spanyol dapat melenggang mulus di Piala Dunia 2018.

Hal yang perlu diperhatikan Hierro adalah membuat timnas Spanyol tetap membumi jika menang melawan Portugal -lawan terberat Spanyol di grup- dan tidak patah semangat jika gagal bermain baik. Catatan tanpa kekalahan di tangan Lopetegui tentu akan mempengaruhi mental pemain Spanyol, apalagi Spanyol adalah salah satu unggulan di turnamen ini.

Bukan yang Pertama

Pergantian pelatih jelang turnamen besar menjadi salah satu catatn menarik. Selain pergantian Lopetegui ke Hierro di timnas Spanyol, ada kisah Bert van Marwijk yang membawa Arab Saudi ke Piala Dunia malah diputus kontraknya seusai kualifikasi. Federasi sepak bola Arab Saudi menggantinya dengan Juan Antonio Pizzi, mantan pelatih timnas Chile.

Pelatih Australia Ange Postacoglu memilih mengundurkan diri tanpa alasan pasti sesudah membawa Socceroos ke Rusia. Posisinya sebagai pelatih digantikan Bert van Marwijk.

Posisi pelatih timnas jelas harus masuk dalam perhitungan federasi-federasi ke depannya, tidak hanya seputar pemain saja. Pelatih harus memiliki kesiapan penuh dalam menghadapi turnamen-turnamen yang diikuti.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More