Apa Yang Dimaksud Unicorn Dalam Bisnis dan Keuangan?

Dalam debat Calon Presiden beberapa hari lalu, Prabowo Subianto menyampaikan kekhawatiran dengan perkembangan unicorn yang mempercepat larinya dana dari Indonesia ke luar negeri.

Pernyataan tersebut keluar setelah Joko Widodo menanyakan strategi Prabowo untuk mendorong bertambahnya unicorn dari Indonesia.

Apa sebenarnya Unicorn?

Unicorn adalah sebutan bagi start up alias perusahaan rintisan yang nilai kapitalisasinya di atas 1 miliar dollar AS atau setara Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS). Istilah ini pertama kali dipakai oleh Aileen Lee, seorang investor. Menurutnya perusahaan yang sukses seperti ini tergolong langka, seperti halnya unicorn yang hanya mitos.

Sebagai informasi tambahan, decarcorn adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari 10 miliar dolar AS, dan hectacorn untuk perusahaan yang nilainya lebih dari 100 miliar dolar AS.

Dilansir dari Tribunnews, Indonesia adalah tempat tumbuh yang subur bagi start up teknologi. Hal ini dipengaruhi besarnya nilai ekonomi digital Indonesia.

Baca juga yang menarik berikut ini

Saat ini 7 dari 4 unicorn di Asia Tenggara berada di Indonesia. Keempatnya adalah start up teknologi: Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Di tahun 2019 ini pemerintah Indonesia menargetkan hadirnya unicorn kelima.

Adanya asing dibalik unicorn Indonesia?

Munculnya hingga empat unicorn di Indonesia saat ini tidak lepas dari kucuran dana asing. Baik Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, maupun Bukalapak terus mendapatkan suntikan besar dari luar negeri.

Go-Jek baru saja mendapatkan dana sebesar 1,5 dollar AS dari Google. Akibatnya nilai valuasi Go-Jek ditaksir mencapat 4 miliar dolar AS (setara lebih dari Rp 53 triliun)

PT Tokopedia terakhir disuntik Alibaba Group hingga 1,1 miliar dollar AS (sekitar Rp 14,7 triliun) Agustus 2017 silam. Sebelumnya, Tokopedia pendanaan dari SoftBank Japan dan Sequoia Capital telah diterima senilai 100 juta dollar AS atau Rp 1,3 triliun pada 2014 lalu.

Sementara Traveloka, mendapat pendanaan senilai 350 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,6 triliun dari perusahaan travel Amerika Serikat Expedia pada Juni 2017 . Dengannya, Traveloka telah mencapai nilai valuasi lebih dari 2 miliar dollar AS atau setara Rp 26,6 triliun.

Adapun Bukalapak telah memiliki valuasi lebih dari Rp 13,5 triliun.

Artikel terkait
Komentar
Memuat...