Beranda Hiburan Berpetualang Ke Danau Tamosu, Danau Birunya Sawahlunto

Berpetualang Ke Danau Tamosu, Danau Birunya Sawahlunto

0
BERBAGI

Selama ini kenal kalau Sawahlunto memiliki banyak objek wisata sejarah peninggalan zaman kolonial. Akan tetapi, selain memiliki wisata budaya warisan dunia, kota Sawahlunto juga memiliki lokasi wisata yang masih belum terjamah dan yang belum diketahui.

Sebagai daerah penghasil batubara, Sawahlunto memiliki banyak bekas lokasi tambang batu bara. Berbagai bekas lokasi tambang batu bara itu saat ini berubah menjadi kawasan wisata seperti danau Kandih yang sudah lebih dahulu terkenal. Begitu pun dengan danau ‘Biru’ Tamosu yang bukan danau alami.

Terletak di daerah Parambahan, kecamatan Talawi, kota Sawahlunto dan tepat berada dalam kawasan tambang batubara. Danau ini terbentuk dari bekas areal galian tambang batubara, untuk mencapai lokasi ini berjarak sekitar 13 kilometer dari pusat kota Sawahlunto.

Walau belum sepopuler seperti Danau Kandi, danau ini ternyata sudah menjadi destinasi wisata bagi sebagian orang yang mengetahuinya. Meski belum digarap sebagai objek wisata resmi oleh Pemerintah ataupun warga lokal, serta belum mendapat sentuhan apapun, namun danau ini ternyata cukup banyak dikunjungi.Sosial media ternyata sangat berjasa dalam publikasi dan promosi keindahan danau ini.

Karena berada di kawasan tambang, sangat disarankan menggunakan kendaraan yang siap dan layak untuk mengunjunginya karena selepas dari Simpang Napar, jalanan menuju lokasi merupakan jalanan tanah yang cukup sulit dilalui, namun tekad pengunjung untuk datang ke danau ini terbilang cukup tinggi.

“Jalanannya semakin berat sejak pertengahan jalan. Apabila setelah hujan jalanannya bakal berlumpur. Tapi kawasan ini sangat indah dan sayang untuk dilewatkan,” ungkap Rahman, seorang pengunjung danau Tamosu (21/2).

Danau yang berwarna biru berlatar belakang dinding bukit menarik datangnya ratusan pengunjung. Berfoto dan berpose dengan latar danau Tamosu menjadi kegiatan favorit yang tak pernah dilewatkan pengunjung.

Diana salah satu pengunjung danau ini mengatakan ia sengaja jauh-jauh datang mencari danau ini memang untuk foto selfie dan mengunggahnya di sosial media. “Mengambil foto dengan latar danau berwarna biru ini hasilnya terlihat eksotik.” ujar mahasiswa ini.

Melihat potensi besar yang dimiliki Danau Biru, sudah sepantasnya Pemerintah Kota Sawahlunto mengembangkan kawasan ini sebagai salah satu lokasi wisata di kota tua ini. Kawasan ini bisa menjadi salah satu objek penunjang pergerakan Kota Sawahlunto menuju destinasi wisata. Dilansir dari halaman resmi kota, pemerintah akan memberikan hak pengelolaannya kepada Pemerintahan Desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here