Cara Membuat Website Sekolah Lengkap Gratis

Ilustrasi sekolah online
Ilustrasi sekolah online, via dirmanto.web.id

Pandemi memaksa aktivitas tidak memungkinkan dilakukan secara normal. Aktivitas belajar mengajar, pengelolaan kelas, penerimaan siswa baru, hingga wisuda harus dilakukan secara daring, mengikuti aturan dari pemerintah.

Sehingga, ketersediaan website sekolah menjadi keharusan saat ini. Sekolah bisa melakukan banyak hal melalui website sekolah dan sistem informasi sekolah. Sayangnya tidak semua sekolah memiliki anggaran khusus untuk pengelolaan website sekolah.

Sebenarnya, sekolah bisa saja membuat website sekolah dengan memanfaatkan berbagai layanan gratis yang disediakan berbagai pihak.

Artikel ini akan menjelaskan secara singkat apa saja layanan gratis yang mungkin akan bermafaat bagi sekolah.


Domain

Domain adalah alamat dari sebuah website. Jika sekolah memiliki alamat “Jalan XXXXX No. X, Kota XXX” misalnya, website sekolah akan beralamat di namasekolah.sch.id.

Domain yang digunakan oleh sekolah secara resmi di Indonesia adalah .sch.id, terkadang bisa juga menggunakan .id. Contohnya Universitas Gajah Mada yang menggunakan .ac.id (domain untuk perguruan tinggi) dan .id secara bersamaan.

Secara umum, harga domain .sch.id tidak terlalu mahal, biasanya sewa sekitar Rp 50 ribuan pertahun. Akan tetapi, sekolah bisa mendapatkannya gratis dengan memanfaatkan layanan 1juta domain .id dari Kominfo.

Hosting

Hosting merupakan tempat menyimpan dokumen website. Hosting dapat diibaratkan sebagai bagunan dari website sekolah.

Harga hosting bisa bervariasi, misalnya shared hosting, Virtual Private Server (VPS), atau cloud hosting.

Secara umum, harga hosting juga tidak terlalu mahal. Akan tetapi, sekolah bisa mendapatkannya gratis dengan memanfaatkan layanan 1juta domain .id dari Kominfo yang juga menyediakan hosting minimal.

Cara lain yang bisa digunakan adalah menggunakan Blogger.com sebagai hosting dan cukup mengarahkan domain.

Email Sekolah

Email sekolah dengan domain .sch.id lebih resmi dan memiliki kredibilitas yang baik dibanding menggunakan layanan email gratisan.

Sekolah bisa mendaftar Google for Education secara gratis dengan domain website sekolah .sch.id. Selain itu, Google for Education juga menyediakan banyak aplikasi web yang berkaitan dengan e-learning, dokumen, informasi kontak, kalender serta fitur lainnya hanya dalam satu platform yang sama.

Menggunakan layanan pihak ketiga tentunya akan menimalisir biaya hosting yang dikeluarkan oleh pihak sekolah dibanding dengan menggunakan self hosting yang menghabiskan sewa hosting pertahunnya.

Desain Grafis

Pembelajaran yang menyenangkan adalah dasar pendidikan saat ini. Melalui ilustrasi yang baik, pembelajaran dapat berjalan dengan lebih baik.

Saat ini ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat desain grafis, mulai dari aplikasi PC hingga aplikasi daring. Salah satunya adalah Canva.com.

Sekolah bisa mengajukan akun Canva for Education agar bisa memanfaatkan fitur premium yang mereka tawarkan. Nantinya, guru atau pengelola akunnya bisa menambahkan akun siswa tanpa batasan jumlah.

Office

Jika sekolah tidak memiliki masalah dengan penggunaan internet, Microsoft menyediakan layanan Office berbasis web secara gratis di Office 365 Education.

Selanjutnya, sekolah dapat bereksperimen sendiri-sendiri. Ada banyak hal lainnya yang bisa diperoleh sekolah secara gratis untuk pendidikan yang lebih baik.