Cara Menggunakan Perintah PING di Linux

PING
Ilustrasi PING di Linux, via techlila.com.

Command PING di Linux, atau yang bisa disebut juga sebagai Packet Internet Groper. Tugas utama command ini adalah untuk mengelola status konektivitas jaringan antara source dan perangkat melalui jaringan IP. Artikel ini akan membagi informasi tentang cara menggunakan command PING untuk meringankan tugas Anda di Linux.

Apa Itu PING?

PING adalah utilitas yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah akses host pada jaringan. Selain itu, PING juga membantu Anda memahami alasan-alasan mengapa situs web tidak dapat dimuat, mulai dari konektivitas internet, jaringan hilang, hingga website yang tak lagi tersedia. Dengan adanya command PING, Anda dapat menentukan kemampuan jangkauan dari perangkat jaringan.

Cara Install Perintah Linux Ping

Pada distro Linux versi lama, perintah Ping tidak bisa diaktifkan langsung. Anda perlu meng-install perintah PING terlebih dahulu sebelum bisa dijalankan.


Anda dapat mengecek ketersedian Ping dengan menjalankan:

ping -V

Jika tidak ada PING yang terinstal, lakukan quick update pada sistem dengan command ini:

apt-get update && apt-get install -y iputils-ping

Cara Menggunakan Perintah PING di Linux

Beberapa hal yang Anda bisa lakukan ketika mengetes konektivitas antara dua jaringan di Linux:

1. Memeriksa Konektivitas

Untuk memeriksa status target host dan server atau komputer, Anda bisa menjalankan command yang sederhana.

Sebagai contoh untuk tutorial ini, kami akan mengecek konektivitas jaringan www.google.com:

ping google.com

Selain nama domain, Anda juga dapat menggunakan alamat IP dari domain tersebut. Pada contoh ini, alamat IP Google ditampilkan di dalam tanda kurung bersamaan dengan ringkasan data statistiknya.

  • min –durasi minimum dalam menerima respons
  • avg – rata-rata durasi untuk menerima respons
  • max – durasi maksimum untuk mendapatka respons

Untuk memberhentikan PING di Linux, tekan Ctrl+C. Perintah ini akan menghentikan semua proses pengiriman packet ke target host di dalam terminal.

2. Spesifikasi Jumlah ECHO_REQUEST

Opsi command -c digunakan untuk menentukan jumlah packet atau permintaan yang dikirim oleh user.

Berikut adalah tampilan syntax-nya:

ping –c * exampledomain.com

Tanda * menandakan jumlah PING yang ingin Anda jalankan.

3. PING di Linux dengan Notifikasi Suara

Opsi -a pada perintah PING akan menimbulkan bunyi bip untuk memeriksa apakah host-nya aktif atau tidak.

Berikut command-nya:

ping –a exampledomain.com

Jika ingin mengakhiri proses PING, tekan CTRL+C.

4. Mengatur Interval

Opsi -i pada perintah PING Linux memungkinkan user untuk mengatur interval proses antar-packet dalam satuan detik.

Command berikut memiliki struktur yang sama dengan command sebelumnya:

ping –i 2 –c 7 exampledomain.com

Dua angka pada command di atas (2 dan 7) dapat diganti sesuai dengan keinginan Anda.

5. Menerima Ringkasan Jaringan PING Linux Saja

Jika ingin menerima ringkasan jaringannya saja, masukkan opsi -q pada baris perintah terminal Linux:

ping –c 7 –q exampledomain.com

Dalam kasus ini, Anda masih menggunakan opsi -c 7 untuk menjalankan tujuh permintaan. Namun karena adanya penambahan -q, Anda hanya menerima ringkasan jaringan.

6. Flooding Jaringan dengan Perintah PING Linux

Perintah PING Linux memungkinkan user-nya untuk mengirim 100 atau lebih dari 100 packet per detiknya dengan menggunakan command di bawah ini:

ping –f exampledomain.com

Opsi ini sangat berguna untuk menguji ketahanan website dan server ketika jaringan menerima banyak permintaan.