Beranda Sosial dan Budaya Eksistensi Bahasa Minang di Ranah Minang

Eksistensi Bahasa Minang di Ranah Minang

5
0
BERBAGI

Saat ini banyak kawula muda Minang yang sudah intelek dan mengenyam pendidikan ala barat. Namun, sangat disayangkan mereka banyak yang juga jadi ke-barat-barat-an dan meninggalkan budaya Sumatera ‘Barat’, meninggalkan bahasa persatuan ‘urang awak’, bahasa Minang. Bahkan, saat ini banyak beredar ‘bule lokal’ yang lebih memilih berbahasa Indonesia Raya dalam beraktivitas sehari-hari di kawasan Minang.

Bahasa Indonesia memang merupakan bahasa persatuan bangsa ini yang membutuhkan proses panjang, bertaruh nyawa para nenek moyang bangsa agar bahasa ini dapat dilafalkan di muka bumi. Tetapi, ingat, bahasa Minang juga merupakan salah satu khasanah keanekaragaman bahasa daerah di tanah air pertiwi ini, janganlah sampai berkurang penuturnya. Sehingga, bahasa Minang tidak punah.

Jika berada di Ranah Minang, para ‘urang awak’ ini hendaknya mengunakan bahasa Minang dalam aktivitas sehari-hari. Seperti kata pepatah, “Dimana Bumi dipijak, disitu langit dijunjung”. Maka daripada itulah, Anda tahu sendiri pasti harapan saya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here