Connect with us

Hi, what are you looking for?

Informasi

Jelajah Museum Online Saat Social Distancing Virus Corona

Museum Nasional Indonesia
Museum Nasional Indonesia, via kemdikbud.go.id

Di tengah pandemik virus corona (COVID-19), pemerintah menghimbau agar menghindari kerumunan orang dan cukup di rumah saja. Usaha ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Hanya beraktifitas di rumah terkadang cukup membosankan bagi sebagian orang. Sehingga orang-orang berusaha mencari kegiatan yang dapat digunakan untuk mengisi waktu.

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di rumah adalah berselancar di internet.  Untuk mengatasi kebosanan kamu dengan aktivitas yang begitu-begitu saja, kamu bisa menjelajah museum atau objek wisata secara virtual.

Museum atau objek wisata di luar negeri banyak yang menyediakan akses virtual. Akan tetapi, jangan salah kira. Indonesia juga punya museum dan objek wisata yang telah memberikan layanan akses virtual.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Buat yang sedang social distancing atau self-lockdown di rumah, berikut daftar museum virtual yang bisa Anda akses secara online. Kamu tetap dapat mengunjungi museum atau objek wisata tanpa harus berinteraksi langsung dengan orang lain.

Museum virtual berikut ini dapat Anda akses secara gratis atau bekerja sama dengan pihak ketiga. Walaupun ada beberapa di antaranya yang memang bebas akses sebelum virus corona menyebar.

Museum Nasional

Museum Nasional

Museum Nasional, oleh Meursault2004 via wikimedia.org

Hingga saat ini Museum nasional menyimpan 160.000an benda-benda bernilai sejarah yang terdiri dari 7 jenis koleksi Prasejarah, Arkeologi masa Klasik atau Hindu – Budha; Numismatik dan Heraldik; Keramik; Etnografi, Geografi dan Sejarah. Kompleks Museum Nasional dibangun di atas tanah seluas 26.500 meter persegi dan hingga saat ini mempunyai 2 gedung. Gedung A digunakan untuk ruang pamer serta penyimpanan koleksi. Sedangkan Gedung B, dikenal pula dengan sebutan Gedung Arca, yang dibuka secara resmi pada tanggal 20 Juni 2007 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selain digunakan untuk pameran juga digunakan untuk kantor, ruang konferensi, laboratorium dan perpustakaan.

Akses di Sini
(akan membuka tab baru)

Museum Seni Agung Rai (ARMA)

Museum Seni Agung Rai (ARMA)

Museum Seni Agung Rai (ARMA), via situsbudaya.id

Museum Seni Agung Rai (ARMA) didirikan untuk suatu tujuan. Didirikan oleh Agung Rai, seorang Bali yang telah mengabdikan hidupnya untuk pelestarian dan pengembangan seni dan budaya Bali, museum ini secara resmi dibuka pada 9 Juni 1996 oleh Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Museum ini dikelola oleh Yayasan ARMA yang didirikan pada 13 Mei 1996.

Akses di Sini
(akan membuka tab baru)

Candi Prambanan

Candi Prambanan

Candi Prambanan, via kemdikbud.go.id

Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.

Akses di Sini
(akan membuka tab baru)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik, via kemdikbud.go.id

Gedung Museum Seni Rupa dan Keramik ini dibangun pada tahun 1870. Sebagai Lembaga Peradilan tertinggi Belanda (Raad van Justitie), kemudian pada masa pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan Indonesia gedung ini dijadikan sebagai asrama militer. Selanjutnya pada tahun 1967 digunakan sebagai Kantor Walikota Jakarta.

Pada tahun 1968 hingga 1975 gedung ini pernah digunakan sebagai Kantor Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta. Pada tanggal 20 Agustus 1976 diresmikan sebagai Gedung Balai Seni Rupa oleh Presiden Soeharto. Dan di gedung ini pula terdapat Museum Keramik yang diresmikan oleh Bapak Ali Sadikin (Gubernur DKI Jakarta) pada tanggal 10 Juni 1977, kemudian pada tahun 1990 sampai sekarang menjadi Museum Seni Rupa dan Keramik.

Akses di Sini
(akan membuka tab baru)

Museum Purbakala Sangiran

Museum Purbakala Sangiran

Museum Purbakala Sangiran, via kemdikbud.go.id

Ini adalah Kantor Unit Teknis di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Kantor Konservasi Situs Manusia Purba Sangiran didirikan untuk bertanggung jawab atas pelestarian Situs Sangiran. Salah satu tanggung jawabnya adalah membuat pusat informasi, sehingga publik dapat mengetahui potensi Situs. Ada empat museum Cluster dan satu museum lapangan yang dibangun di area Situs Manusia Purba Sangiran, yaitu Krikilan Cluster, Cluster Dayu, Cluster Ngebung, Cluster Bukuran, Cluster Bukuran, dan museum lapangan Manyarejo. Setiap museum mewakili tema yang berbeda, terkait dengan potensi temuan dan setiap nilai sejarah penelitian di setiap area Cluster.

Akses di Sini
(akan membuka tab baru)

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Candi Borobudur, via kemdikbud.go.id

Candi Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini terletak kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.

Akses di Sini
(akan membuka tab baru)

Agar lebih nyaman kamu disarankan mengunjungi museum virtual menggunakan PC dekstop. Karena halaman yang akan dimuat di peramban akan cukup besar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Comments
Advertisement

Baca Tulisan Menarik Lainnya

Advertisement