Pengalaman Menjalani Vaksinasi COVID-19

Vaksinasi COVID-19
Vaksinasi COVID-19

Artikel ini berisi pengalaman saya menjalani proses vaksinasi COVID-19 tahap 1 dan dan tahap 2 sebagai petugas pelayanan publik.


Mengapa saya dianggap sebagai petugas pelayanan publik oleh pemerintah? Karena saya menjalankan layanan jasa yang terdaftar izinnya di Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang.

Vaksinasi COVID-19 Tahap 1

Vaksinasi COVID-19 tahap 1 saya ikuti pada 25 Maret 2021 di di Masjid Nurul Hidayah, Kecamatan Lubuk Kilangan. Vaksinasi ini dimulai pukul 9.00 WIB yang dilaksanakan di dalam masjid.


Saya tidak tahu berapa orang yang akan divaksin oleh petugasnya karena orang yang pertama datang ke lokasi sekitar pukul 7.00 WIB. Sehingga saya juga lebih cepat selesai melaksanakan vaksinasi COVID-19.

Sepenglihatan saya, warga cukup antusias terhadap vaksinansi COVID 19. Setidaknya halaman masjid sudah penuh dengan kendaraan saat vaksinasi dimulai.

Ketika kegiatan akan dilaksanakan, saya melihat Lurah Bandar Buat, Bu Tari turut melihat proses vaksinasi COVID-19. Lurah saat ini pernah bekerja di Sawahlunto. Jadi saya kenal dengan beliau.

Alur Vaksinasi COVID-19 Tahap 1

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dimulai dengan pendaftaran sebagai peserta. Petugas akan meminta dan melihat KTP, kartu BPJS, dan bertanya tentang nomor HP peserta.

Selanjutnya petugas akan melakukan pengecekan tekanan darah, berat badan, dan suhu badan peserta vaksinasi COVID-19.


Petugas juga akan mengisi formulir sembari bertanya tentang kondisi peserta, seperti kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif, riwayat penyakit, dll. Jika peserta sehat, maka vaksinasi dapat dilakukan.

Berikutnya, peserta vaksinasi COVID-19 akan disuntik dengan vaksin.

Tahap berikutnya, petugas akan mencatat hasil vaksinasi dan menempelkan stiker ke lengan peserta.

Stiker vaksinasi COVID-19 tahap 1.
Stiker vaksinasi COVID-19 tahap 1.

Peserta vaksinasi COVID-19 dipersilakan istirahat selama 30 menit di dalam masjid. Hal ini merupakan prosedur untuk memonitor kemungkinan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).


Petugas juga membagikan makanan ringan dan minuman kepada peserta yang menunggu.

Setelah 30 menit, peserta akan memperoleh kartu vaksinasi dan diperbolehkan pulang. Malamnya saya mendapatkan SMS yang berisi sertifikat (tahap I dan II) ini akan diterima dalam bentuk tautan, yaitu sebagai berikut:

Sertifikat vaksinasi ke-1 ………… (NAMA PESERTA) (NIK:62xxx…) tersedia di https://asset[titik]pedulilindungi[titik]id/…………..png. PERHATIAN:hanya diakses yg bersangkutan! Bila ada keluhan pasca vaksin, hub dokter

Vaksinasi COVID-19 Tahap 2

Saya melaksanakan vaksinasi COVID-19 pada 22 April 2021, yang kebetulan sudah memasuki bulan Ramadan. Sehingga tidak ada makan-makan dan minum-minum. 😐


Alur pelayanan vaksinasi COVID-19 tahap 2 sama dengan tahap 1 (kecuali mejanya hanya menjadi 2, sebelumnya 4 meja) selain tempatnya yang berganti menjadi Puskesmas Lubuk Kilangan.

Petugas pada tahap ini sebenarnya meminta kartu vaksinasi yang diterima pada tahap 1, tetapi saya kehilangan kartunya. Jadi saya memperlihatkan SMS yang saya terima setelah vaksinasi tahap 1 kepada petugas di IGD.

(NAMA PESERTA) (NIK:62xxx…) NO TIKET VAKSIN KEDUA Anda (Nomor Tiket), jdwl vaksin TGL 22April, DI LUBUK KILANGAN

Mungkin karena petugas langsung memasukkan data dengan komputernya, saya menerima SMS berikut bahkan sebelum saya disuntik vaksin.

Sertifikat vaksinasi ke-2 (NAMA PESERTA) (NIK:62xxx…) tersedia di https://asset[titik]pedulilindungi[titik]id/…………..png. PERHATIAN:hanya diakses yg bersangkutan! Bila ada keluhan pasca vaksin, hub dokter

Setelah disuntik, saya mendapatkan stiker kembali dan diminta menunggu selama 30 menit.

Stiker Vaksinasi COVID-19 Tahap 2
Stiker Vaksinasi COVID-19 Tahap 2

Setelah vaksinasi saya merasa lengan tangan sebelah kiri yang sedikit pegal hingga beberapa hari berikutnya.

Sekian pengalaman saya menjalani vaksinasi COVID-19.

Jangan takut divaksin karena vaksin yang telah dinyatakan halal oleh MUI & aman oleh BPOM.