Setelah Wisuda, Ngapain?

Hari ini kampus tempat saya berkuliah S1 dulu menggelar wisuda I bulan Februari. Saat prosesi ini serasa perjuangan bertahun-tahun terbayarkan. Hadirnya sahabat, kerabat, dan keluarga tentu menambah kebahagiaan dihari itu. Ya, hanya di hari itu. Karena banyak diantara fresh graduated yang kadang tidak tahu harus melakukan apa besoknya.

Sembari mengurus hal-hal terkait kelulusan, seperti mengembalikan pakaian wisuda atau mengurus ijazah dan transkrip nilai. Berikut hal-hal yang bisa coba di kerjakan daripada bengong di rumah.

1. Mencari lowongan pekerjaan sebanyak-banyaknya

Meskipun juga ada yang telah bekerja sebelum wisuda. Mencari lowongan kerja adalah hal yang paling umum dilakukan dilakukan lulusan baru. Pada masa ini kamu akan sibuk mencari lowongan pekerjaan, baik dari website, media sosial, media cetak, ikut bursa kerja, dll

Terkadang tidak peduli apakah sesuai dengan kualifikasi jurusannya, asal bisa punya penghasilan sendiri. Pada kenyataanya memang tidak selalu pekerjaan seseorang sesuai dengan pendidikannya. Ada stereotip, mau dari fakultas pertanian, fakultas peternakan, ataupun fakultas hukum, ujung-ujungnya jadi teller bank.

2. ‘Menenangkan diri’

Menenangkan diri hanya sekadar istilah, intinya bersantai dulu setelah sekian lama berkutat di perkuliahan dan lelah atas perjuangan menyelesaikan skripsi atau tugas akhir. Kegiatan ini biasa diisi dengan berlibur dan bersantai sampai merasa bosan. Pada akhirnya, kembali ke poin pertama.

3. Melanjutkan usaha/bisnis keluarga

Tidak sedikit orang tua mahasiswa yang memang memiliki usaha/bisnis sendiri.Sebelum mendapat pekerjaan tetap [jika memang ingin) yang sesuai pendidikan, menjalankan bisnis keluarga dapat dijadikan pilihan. Seengaknya ga di cap pengangguran lah.

Saya sendiri masih ingat ketika pertemuan pertama perkuliahan, dosen saya langsung bertanya “Siapa yang niat berkuliah bukan untuk berkuliah?”. Jadi dosen saya pernah mengajar mahasiswa yang sebenarnya orang tuanya memiliki usaha beromset besar. Sang anak memang ingin kliennya lebih percaya karena ada gelar di namanya.

4. Menikah

Salah satu hal yang juga dijadikan pilihan oleh lulusan baru. Padahal berumah tangga bakal lebih lelah dari berkuliah. Dasar lulusan baru 🙁

5. Jadi driver transportasi online

Kalau pekerjaan ini tidak harus jadi lulusan dulu, ada juga yang menjadi driver transportasi online saat jadi mahasiswa. Nyambi jadi driver transportasi online dapat dicoba sembari menunggu lamaran kerja diterima.

6. Melanjutkan pendidikan ke strata yang lebih tinggi atau mencoba peruntungan di jurusan lain

Bagi mereka yang memiliki visi ke depan, tentunya ini adalah salah satu yang sudah direncanakan. Melihat peluang kerja dan persaingannya, tentu jenjang pendidikan yang lebih tinggi dibutuhkan untuk lebih baik di masa depan.

Intinya, berusahalah agar ilmu yang yang didapatkan selama mengenyam pendidikan tidak sia-sia.

Komentar
Memuat...